Selasa, 18 Juli 2017

Sistem Saraf dan Indera Manusia

Bab. 3

Sistem Saraf dan Indera Manusia
1.     Sistem saraf merupakan salah satu sistem koordinasi yang bertugas menyampaikan rangsangan dari reseptor untuk dideteksi dan direspon oleh tubuh.
2.     Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu
  • reseptor,
  • penghantar impuls, dan
  • efektor.
3.     Impuls adalah rangsangan atau pesan yang diterima oleh reseptor dari lingkungan luar, kemudian dibawa oleh neuron. Impuls dapat juga dikatakan sebagai serangkain pulsa elektrik yang menjalari serabut saraf.
4.     Impuls yang diterima oleh reseptor dan disampaikan ke efektor akan menyebabkan terjadinya gerakan atau perubahan pada efektor. Gerakan tersebut yaitu gerak sadar dan gerak tidak sadar. Gerak tidak sadar disebut gerak refleks.
5.     Sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom.
6.     Sistem saraf simpatik pada sistem saraf otonom mempunyai fungsi sebagai berikut.
  • Mempercepat denyut jantung.
  • Memperlebar pembuluh darah.
  • Memperlebar bronkus.
  • Mempertinggi tekanan darah
  • Memperlambat gerak peristaltis.
  • Memperlebar pupil.
  • Menghambat sekresi empedu.
  • Menurunkan sekresi ludah.
  • Meningkatkan sekresi adrenalin.
7.     Ada lima macam indera pada manusia, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit. Kelima indera ini akan berfungsi dengan baik apabila:
  • saraf-saraf yang berfungsi membawa rangsangan bekerja dengan baik,
  • otak sebagai pengolah informasi bekerja dengan baik,
  • alat-alat indera tidak mempunyai kelainan bentuk dan fungsinya.
8.     Rasa pedas bukan hasil dari kepekaan rasa pada kuncup pengecap, tetapi merupakan suhu panas pada papilla sehingga mengembang dan menyebabkan timbulnya rasa pedas.

CONTOH SOAL:
1.          Berikut ini adalah beberapa sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia:
1)       Sistem saraf
2)       Sistem peredaran darah
3)       Sistem hormon
4)       Sistem indera
Sistem yang termasuk dalam sistem koordinasi adalah ...
a.       1, 2, 3
b.       1, 3, 4
c.        2, 3, 4
d.       1, 4
e.        1, 2, 3, 4
Jawab                   : B
Pembahasan        :
Sistem koordinasi dapat didefinisikan suatu sistem yang merupakan gabungan dari 3 sistem yang utama, yaitu sistem saraf, sistem hormon, dan sistem indera. Mengapa sistem koordinasi terdiri dari 3 sistem dalam pembahasannya? Hal ini dikarenakan sistem saraf, hormon, dan indera tidak dapat dipisahkan dengan kata lain sangat erat.

2.          Yang disebut dengan unit terkecil sistem saraf adalah…
a.       neurit
b.       neuron
c.        neural
d.       mielin
e.        akson
Jawab                   : B
Pembahasan        :
§   Neurit adalah nama lain dari akson. Bagian ini merupakan tonjolan sitoplasma yang panjang dan berfungsi untuk meneruskan impuls saraf yang berupa informasi berita dari badan sel.
§   Neuron merupakan unit struktural dan fungsional dari sistem saraf. Neuron memiliki kemampuan sebagai konduktivitas (penghantar) dan eksistabilitas (dapat dirangsang, serta memiliki kemampuan merespon rangsangan dengan sangat baik. Neuron tidak dapat dipisahkan dengan neuroglia (sel pendukung). Neuron terdiri dari tiga bagian utama yaitu dendrit, akson (neurit), dan badan sel (perikarion)
§   Mielin atau selubung mielin merupakan bagian paling luar dari akson yang berfungsi untuk melindungi akson. Selain itu, bagian ini pulalah yang memberikan nutrisi dan bahan-bahan yang diperlukan untuk mempertahankan kegiatan dari akson.
3..       Neuron terdiri dari tiga bagian, yaitu ..
a.         perikarion, akson, badan sel
b.         perikarion, akson, nukleus
c.          dendrit, ganglion, nukleus
d.         perikarion, akson, dan dendrit
e.          perikarion, dendrit, impuls
Jawab                    : D
Pembahasan        :
Pembahasan ada di soal nomor 2.

0 komentar:

Posting Komentar